Senin, 5 Desember 2022

Pendanaan ke E-Commerce dan Ojol Turun Drastis, Ini Penyebabnya

BACA JUGA

- Advertisement -

FinTechnesia.com | Pada semester I 2022 pendanaan swasta ke sektor digital Indonesia mulai menurun. Menurut laporan Google, Temasek, dan Bain & Company, nilainya tercatat sebesar US$3 miliar dari 302 kesepakatan sepanjang enam bulan pertama tahun ini. 

Nilai pendanaan swasta ke sektor digital Indonesia mengalami penurunan 40% dibandingkan semester I 2021 yang sebesar US$ 5 miliar. 

Ada dua sektor yang menyebabkan penurunan teraebut. Pertama, investasi sektor e-commerce menurun dari US$ 3,1 miliar di semester I 2021 menjadi US$ 800 juta di semester I 2022. .  

Baca juga: Data Google Trends, Temasek, dan Analisis Bain Memproyeksi, Ekonomi Digital Indonesia Sentuh GMV Senilai US$ 77 miliar pada 2022 

Kedua sektor transports online yang turun dari US$ 300 juta menjadi US$ 100 juta.

Penurunan pendanaan swasta ini seiring perubahan sikap investor dalam menanamkan modalnya. mereka kini lebih memprioritaskan profitabilitas dan lebih ketat menilai valuasi dari perusahaan rintisan (startup). 

“Modal ventura kemungkinan hanya berinvestasi di startup portofolio atau yang sudah didanai ketimbang menjelajahi startup yang belum terbukti,” tulis laporan tersebut pekan lalu. (jun)

- Advertisement -
sidebar
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER