Sabtu, 13 April 2024
FINTECHNESIA.COM |

Deja Vu, GOTO Kembali PHK Karyawan, Jumlahnya 600 Orang, Sekarang Ini Alasannya

BACA JUGA




FinTechnesia.com | Musim dingin perusahaan teknologi belum selesai. Terbaru, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk kembali mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada sekitar 600 karyawan pada Jumat (10/3).

Manajemen GoTo mengatakan, PHK kali ini merupakan 5,6% dari total karyawan GoTo. Per 30 September 2022, tercatat karyawan GoTo sebanyak 10.541 orang.

Proses PHK berlangsung pada kemarin, Jumat (10/3). Para karyawan yang terdampak mendapatkan pemberitahuan melalui email.

GoTo Group Corporate Secretary GoTo Group, Koesoemohadiani dalam keterbukaan ke Bursa Effet Indonesia (BEI), Jumat (10/3) mengatakan, karyawan yang terdampak akan memperoleh dukungan dari perusahaan selama masa transisi.

GoTo mengklaim, dukungan itu akan lebih dari yang kewajiban peraturan dan perundang-undangan. Mencakup dukungan finansial, karier, dan kesejahteraan.

Baca juga: GOTO Resmi Mengumumkan PHK 1.300 Karyawan, Begini Alasannya

Ia juga menegaskan, langkah penyesuaian ini tidak akan memengaruhi layanan yang diberikan GoTo kepada konsumen, mitra pengemudi, dan pedagang.

“Setiap karyawan telah berperan penting dalam perjalanan GoTo, dan kami sangat mengapresiasi kontribusi mereka dalam membangun bisnis dan bersama-sama mendukung GoTo untuk mencapai misi perusahaan,” tambah dia.

Langkah tersebut merupakan keputusan sulit GoTo, demi bisa mencapai target profit di kuartal IV 2023 atau lebih cepat dari target semula perusahaan.

Sebelumnya pada November 2022 lalu, GoTo juga sudah memangkas karyawan. Dalam keterbukaan informasi di BEI Jumat (18/11) manajemen emiten berkode saham GOTO itu menyatakan, PHK itu untuk lebih jauh bernavigasi di tengah kondisi ekonomi global yang semakin penuh tantangan.

“Sehubungan dengan hal ini, perseroan dengan berat hati juga telah menyampaikan kepada seluruh karyawan grup GoTo harus mengambil keputusan yang sulit untuk melakukan perampingan karyawan yang akan berdampak kepada 1.300 orang atau sekitar 12% dari total karyawan tetap grup GoTo,” tulis manajemen GoTo, dikutip dari keterbukaan informasi di BEI, Jumat (18/11). (kai)


BERITA TERBARU

BERITA PILIHAN

header

POPULER