Jumat, 19 Juli 2024
FINTECHNESIA.COM |

Tahun Baru, Karier Baru: Ini Profesi Sektor Keuangan Favorit Gen Z Indonesia

BACA JUGA


FinTechnesia.com | Chartered Accountant atau akuntan profesional adalah sosok penting di balik peran kritis yang menentukan kualitas dan integritas informasi finansial sebuah perusahaan.

Dengan risiko profesi yang menuntut kecermatan yang tinggi ini, apakah profesi akuntan profesional ini masih jadi karier idaman bagi Generasi Z? Sebuah survei The Institute of Chartered Accountants in England and Wales (ICAEW) mengungkap temuan tentang bagaimana akuntan profesional mampu menjadi pilihan bagi generasi muda saat ini dalam menjejaki karier mereka di masa yang akan datang. 

Untuk menjadi akuntan profesional, seseorang harus memiliki pendidikan yang memadai di bidang akuntansi dan memiliki kualifikasi profesi akuntan dari badan akuntansi profesional publik yang berwenang.

Maka, ICAEW menggagas sebuah survei terkait minat generasi muda saat ini dalam membangun karier pada sektor keuangan. Terutama sebagai akuntan profesional yang juga mempertimbangkan kualifikasi profesi. 

Berdasarkan hasil survei terdapat beberapa fakta menarik tentang minat para mahasiswa dari perguruan Indonesia akan sektor keuangan dan akuntan profesional.

  1. Prospek Karier jadi Kunci Utama Peminat Profesi Sektor Keuangan Terus Meningkat

Sebanyak 34,9% responden memilih jalur ini karena kesesuaian jurusan pendidikan dengan sektor keuangan atau akuntansi. Selain itu, 22,9% responden melihat prospek karier yang baik dan jelas sebagai faktor penting dalam memilih karier di bidang ini. Mereka memandang bahwa profesi di bidang akuntansi atau keuangan mampu menawarkan peluang yang menarik dan menjanjikan. 

Baca juga: Ingin Berkarier di Dunia Teknologi? Ini Tips dari Tokopedia

  1. Jejak Karier Sebagai Akuntan Profesional Paling Menjanjikan

Hasil survei juga mengungkapkan sejumlah fakta menarik akan pilihan karier di bidang akuntansi yang paling diminati oleh Generasi Milenial dan Z saat ini.  Ketika membahas sektor yang memiliki potensi besar dalam membangun karier masa depan, akuntan profesional menjadi pilihan yang mendominasi dengan jumlah persentase sebesar 32,3%.

Menyusul posisi kedua yaitu, lembaga perbankan swasta. Alasan utama yang membuat pilihan profesi akuntan profesional menjadi yang teratas karena adanya prospek pengembangan karier dan pengalaman yang pasti. Ini menggambarkan bahwa responden melihat potensi perkembangan karier yang kuat dalam sektor ini.

  1. Sertifikasi Profesional Jadi Jaminan Kualifikasi Tetap Profesi Akuntan

Dalam upaya umencapai sukses dalam profesi akuntan, hasil dari survei menyoroti bahwa sebagian responden menyadari pentingnya memiliki sertifikasi profesi. Mereka juga harus memenuhi syarat-syarat praktik profesional dan memiliki reputasi yang baik.

Survei menunjukkan bahwa sebanyak 54 persen responden berencana untuk mendaftar pada sertifikasi profesional. Saat ini, ICAEW adalah sertifikasi yang paling banyak ditekuni, dengan jumlah persentase mencapai 60% responden tengah mempelajarinya. Di sisi lain, 25,5% responden memilih Chartered Accountant (CA) sebagai kualifikasi profesional yang paling diminati kedepannya untuk diikuti. 

Conny Siahaan, Head ICAEW Indonesia, mengatakan, sebuah karier yang sukses dalam dunia akuntansi dimulai dengan langkah pertama yang kokoh, yaitu dengan mendapatkan kualifikasi profesi.

“Kami berupaya menghadirkan kurikulum yang sesuai perkembangan industri. Karena itu, setiap tahun ICAEW terus memperbaharui kurikulum pada kualifikasi ACA, contohnya dengan memasukkan komponen keberlanjutan dan teknologi ke dalam kurikulum, sehingga anggota dan siswa ICAEW kedepannya semakin siap untuk menghadapi dinamika industri,” terang Conny, Senin (15/1).

  1. Tantangan dan Potensi Prospek Karier di Sektor Keuangan Indonesia

Untuk menjadi seorang akuntan yang sukses, survei juga mengungkapkan beberapa tantangan yang mungkin dihadapi generasi muda. Jam kerja yang tidak menentu (28,4%) dan kejenuhan dengan pekerjaan yang monoton (24,8%) dianggap sebagai tantangan utama yang paling banyak dihadapi.

Survei juga menunjukkan bahwa “Big 4” (Deloitte, PricewaterhouseCoopers (PWC), Ernst & Young (EY), dan KPMG) adalah firma akuntansi yang paling dikenal oleh responden. Semua hasil survei memberikan sebuah gambaran data baru yang dapat mencerminkan minat generasi muda, terutama Generasi Millenial dan Generasi Z terhadap perkembangan profesi akuntan profesional di Indonesia.

“Kami percaya bahwa kehadiran anggota ICAEW yang kompeten akan mampu memberikan kontribusi positif dalam memajukan profesi dan menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompleks di Indonesia,” tutup Conny. (nin)


BERITA TERBARU

BERITA PILIHAN

header

POPULER