Senin, 15 Agustus 2022 | 05:49 WIB

Tak Boleh Angkut Penumpang Selama PSBB, Abang Gojek Bisa Lakukan Ini

BACA JUGA

ads-custom-1

FinTechnesia.com | Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Sosial (PSBB) demi melawan pandemi corona, mendorong pebisnis kreatif. Salah satunya layanan transportasi online.

Co-CEO Gojek, Kevin Aluwi mengatakan, aktivitas masyarakat mungkin melambat dengan
pemberlakuan PSBB guna menekan penyebaran COVID-19. “Namun, justru mempercepat upaya kami
membantu masyarakat melewati masa sulit ini,” kata Kevin, Sabtu (11/4).

Gojek melakukan tiga hal untuk memodifikasi layanan. Pertama, membantu masyarakat untuk tetap bisa penuhi kebutuhan sehari-hari melalui perluasan layanan GoFood, GoMart, GoShop, GoSend, dan GoFresh.

Sebagai contoh, layanan GoFood diperluas untuk dapat melayani pembelian bahan pokok dan pangan, termasuk berbelanja bahan pokok di Pasar Mitra Tani milik Kementerian PertaniaIn. Masyarakat yang
berbelanja melalui GoFood, Kementerian Pertanian menanggung ongkos pengiriman (ongkir) setiap transaksi minimum Rp 40.000 dengan layanan antar radius maksimal 25 km.

Masyarakat juga bisa memanfaatkan layanan GoFood untuk membeli barang kebutuhan sehari-hari di gerai belanja modern. Seperti Alfamart, FamilyMart, Lawson dan Circle K.

Shelter jadi titik pencegahan COVID-19

Kedua, membantu mobilitas masyarakat yang masih harus bekerja di luar rumah di masa PSBB. Gojek meningkatkan fungsi titik jemput dan shelter Gojek menjadi “Titik Pencegahan COVID-19”. Titik ini dilengkapi pengukuran suhu tubuh, hand sanitizer, serta masker untuk mitra driver dan masyarakat. Aturan physical distancing dipertegas dengan pengelolaan antrian aman lengkap dengan stiker penanda dan petugas terlatih.

Ketiga, membantu keberlangsungan pendapatan merchant UMKM GoFood saat PSBB melalui program Hari Kuliner Nasional (Harkulnas). Program ini bertujuan membantu merchant UMKM Gojek agar bisa tetap menghidupi usaha mereka di masa krisis ini.

Program yang diluncurkan beberapa hari sebelum PSBB ini melibatkan 55.000 outlet UMKM GoFood. Menurut Kevin, Harkulnas GoFood memasuki tahun ketiga dan terbukti efektif dalam mendorong volume transaksi . Harkulnas GoFood 2019 mencatat nilai transaksi mitra GoFood yang terlibat program ini meningkat 42% Sementara rata-rata nilai transaksi tiap merchant meningkat 21%. “Kami berharap program Harkulnas tahun ini membantu usaha puluhan ribu UMKM. Sehingga dapat membantu perputaran roda ekonomi Indonesia di masa pandemi ini,” ujarnya. (sya)

ads-custom-1
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER