Tanpa Mudik dan Masih Ada Wabah Corona, Telkomsel Prediksi Trafik Broadband Ramadan dan Lebaran Naik 20%

FinTechnesia.com | Persiapan industri telekomunikasi menyambut Ramadan dan Idul Fitri tahun ini berbeda. Telkomsel memastikan ketersediaan kualitas jaringan dan layanan yang prima guna menghadirkan kenyamanan beraktivitas dan beribadah bagi pelanggan. Juga memusatkan kualitas dan kapasitas jaringan di area residensial, rumah sakit, serta jalur dan titik transportasi yang menjadi sarana pendukung logistik penanganan pandemi virus COVID-19.

Direktur Utama Telkomsel, Setyanto Hantoro mengatakan, Telkomsel memahami pentingnya momen Ramadan dan Idul Fitri untuk saling terhubung dengan orang-orang tercinta. Sebagai connectivity enabler, Telkomsel berupaya memastikan seluruh pelanggan dapat tetap nyaman dalam menjalin silaturahmi. Meski saat ini kita sedang dihadapi keadaan penuh tantangan dan keterbatasan sebagai dampak pandemi COVID-19. “Upaya penguatan dan pengamanan akses jaringan berteknologi terdepan di sejumlah titik prioritas telah kami lakukan guna memaksimalkan pemanfaatan layanan terutama yang berbasis broadband,” kata Setyanto, saat video konferensi, Selasa (21/4).

Pada Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) tahun ini, Telkomsel memperkirakan terjadi lonjakan trafik komunikasi untuk layanan broadband sebesar 20%. Trafik layanan legacy voice dan SMS diprediksi menurun dibandingkan hari normal.

Telkomsel memusatkan optimalisasi kualitas dan kapasitas jaringan di sekitar 436 point of interest (POI). Berfokus pada 309 titik area residensial yang teridentifikasi  mengalami kenaikan trafik telekomunikasi sangat signifikan sejak imbauan beraktivitas di rumah. Lalu 58 titik rumah sakit rujukan COVID-19 Juga 38 titik area transportasi utama di tiap provinsi seperti bandara dan pelabuhan, 31 titik area transportasi logistik, alat-alat kesehatan dan kebutuhan pokok, serta pengamanan jaringan di akses jalur tol dan jalan utama sepanjang 16.000 km dari wilayah Sumatera, Jawa, hingga Kalimantan.

Upaya penguatan kualitas dan kapasitas jaringan dengan menghadirkan 11.000 BTS baru berteknologi multiband Long Term Evolution atau 4G. Juga mengoperasikan tambahan 69 unit Compact Mobile BTS (COMBAT). Serta menambah kapasitas gateway internet menjadi 6,100 Gbps (6 Tbps) untuk menjamin kelancaran akses data di seluruh Indonesia.

Telkomsel memiliki 219.000 unit BTS di seluruh penjuru negeri, dengan 87.000 unit BTS 4G. Berbekal infrastruktur mumpuni, cakupan 4G Telkomsel menjangkau lebih dari 95% wilayah populasi di Indonesia. Telkomsel siap mengakomodasi berbagai kebutuhan layanan berbasis broadband dan digital untuk terus mendukung aktivitas keseharian masyarakat. (eko)