Selasa, 9 Agustus 2022 | 13:51 WIB

Saat Wabah Corona, Modalku Menggaet Pendanaan Seri C Sebesar Rp 635 Miliar

BACA JUGA

ads-custom-1

FinTechnesia.com| Di tengah wabah corona, Grup Modalku memperoleh komitmen pendanaan Seri C sebesar US$ 40 juta atau sekitar Rp 625 miliar. Pendanaan dari investor-investor sebelumnya dan investor baru yang belum bisa diumumkan. Dana tersebut untuk merealisasikan visi Modalku dalam meningkatkan inklusi keuangan di Asia Tenggara. Serta menciptakan dampak positif bagi perekonomian di Indonesia, khususnya dengan menjangkau lebih banyak UMKM.

Grup Modalku telah menyalurkan pinjaman lebih dari Rp 14 Triliun kepada UMKM di Indonesia, Singapura, dan Malaysia. Modalku di Indonesia sendiri menyumbang kira-kira 60% dari total penyaluran pinjaman. Sebelumnya, Modalku meraih pendanaan Seri B di tahun 2018 senilai US$ 25 juta yang didukung oleh SoftBank Ventures Korea, Sequoia India, Alpha JWC Ventures, dan Golden Gate Ventures.

Co-Founder & CEO Modalku, Reynold Wijaya, mengatakan, sebelumnya Modalku dipercaya bekerja sama dengan beberapa perusahaan serta institusi ternama, seperti Bank Central Asia (BCA) dan BPJS Kesehatan. “Pendanaan ini akan mendukung strategi perusahaan dan menjadi motivasi tetap mendukung UMKM dalam bertumbuh terutama di masa krisis seperti sekarang ini,” terang Reynold, Kamis (23/4).

COVID-19 telah menyebabkan beberapa sektor bisnis UMKM ikut terkena dampak, termasuk peminjam di Modalku. Salah satu pengalokasian pendanaan ini untuk mendukung UMKM terdampak COVID-19 melalui opsi restrukturisasi. Serta meningkatkan inovasi ke sektor yang sedang membutuhkan, seperti kesehatan.

Modalku telah menerapkan dua pendekatan dalam menerapkan restrukturisasi. Yaitu proaktif, skema restrukturisasi kredit sesuai kondisi performa bisnis UMKM secara berkala. Dan kolaboratif, Modalku mengakomodasi skema pembayaran yang diajukan peminjam. Perdagangan eceran menjadi sektor bisnis yang cukup terkena dampak COVID-19. Namun masih kurang dari 1% peminjam aktif di Modalku yang mengajukan restrukturisasi.

Pendanaan Seri C ini juga turut mendukung Modalku terus berinovasi dalam meningkatkan user experience dan manfaat dari pengguna, baik dari sisi peminjam maupun pemberi pinjaman. Modalku masih menunjukkan portofolio cukup baik. Tingkat gagal bayar (NPL) Modalku di Indonesia berada di angka 0,8% dari jumlah penyaluran pinjaman di Indonesia. Selain di Indonesia, Modalku juga beroperasi di Singapura dan Malaysia dengan nama Funding Societies. (eko)

ads-custom-1
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER