Dhanapala Resmi Menggaet Izin dari Fintech Dari OJK

FinTechnesia.com | Penyelenggara layanan jasa keuangan peer-to-peer lending (P2P) yang menggaet izin Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Terbaru adalah Dhanapala, financial technology (fintech) terafiliasi dengan Tokopedia, resmi memperoleh izin.

Chief Risk Officer Dhanapala, Nicole Oesman mengungkapkan, Dhanapala berkomitmen mempermudah para pegiat usaha di Indonesia, khususnya UMKM lokal, mendapatkan akses terhadap jasa keuangan termasuk permodalan. Agar mengembangkan bisnis serta meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia.”

“Infrastruktur Dhanapala yang sepenuhnya berbasis digital memungkinkan para pegiat usaha di Tokopedia, termasuk UMKM lokal, mengajukan pinjaman modal usaha melalui Modal Tokod engan syarat dan ketentuan berlaku,” tambah Nicole, Selasa (4/5).

Modal Toko merupakan salah satu fitur di Tokopedia yang memungkinkan para pegiat usaha mengembangkan bisnis dan meningkatkan tata kelola keuangan. Dengan mendapatkan tambahan modal kerja hingga ratusan juta rupiah secara lebih mudah, instan dan fleksibel. 

Penjual dapat menarik pinjaman kapan saja dan berapa saja sesuai kebutuhan berulang-ulang selama limit masih tersedia. Penjual juga bebas memilih tenor 3 atau 6 bulan untuk setiap penarikan pinjaman dengan bunga yang sangat terjangkau.

Pengajuan Modal Toko dapat diproses kilat dalam waktu sekitar 10 menit. Dan dapat dicairkan dalam waktu kurang dari 5 menit. Proses aktivasi juga sangat mudah, cukup dengan meng-upload KTP dan swafoto bersama KTP. 

Proses pembayaran angsuran Modal Toko pun sangat mudah. Bisa menggunakan lebih dari 50 metode pembayaran yang tersedia di Tokopedia. 

Dhanapala juga telah menerapkan manajemen risiko kredit dengan prinsip kehati-hatian. Salah satunya melalui pemanfaatan alternative credit scoring dari e-commerce.

Sejak terdaftar pada 2019, Dhanapala terus mengalami pertumbuhan sangat signifikan. Nicole menambahkan, “Pada Maret 2021, jumlah penyaluran per bulan dan jumlah UMKM yang menggunakan fitur Modal Toko meningkat masing-masing lebih dari lima kali lipat dibandingkan dengan bulan Januari 2020 lalu,”

Bahkan sejak Juni 2020 lalu, Dhanapala kembali menyalurkan modal kerja ke para UMKM lokal. agar mereka bisa tetap mempertahankan sekaligus mengembangkan bisnis di tengah pandemi.

Di sisi lain, kolaborasi selalu menjadi salah satu fokus Dhanapala. Seperti menjadi anggota di Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI). (sya)