MNC Vision Networks Menjalin Kerja Sama dengan Migo Indonesia

FinTechnesia.com | Migo Indonesia dan PT MNC Vision Networks (IPTV) menandatangani kerja sama, menghadirkan hiburan premium. Kerja sama ini akan melihat konten perseroan didistribusikan melalui platform inovasi milik Migo. Lalu dipromosikan di seluruh ekosistem media MNC Group, selain IPTV mengambil porsi saham di Migo Indonesia.

Migo Indonesia adalah perusahaan teknologi global disruptif yang didukung Temasek. Perusahaan ini memperluas distribusi konten untuk cakupan pasar yang luas di negara berkembang. 

MIGO didirikan oleh Barrett Comiskey. Ia mengembangkan teknologi di balik Amazon Kindle e-reader yang telah mengeluarkan miliaran e-book. Dan berperan penting dalam revolusi industri percetakan.

Migo menghadirkan layanan video on demand secara offline melalui jaringan Warung Migo. Di Warung Migo, pengguna dapat mengakses jaringan yang dipatenkan Migo untuk mengunduh konten tanpa batas dan lebih cepat dari sebelumnya. serta mengunduh sebuah film membutuhkan waktu hanya dalam 60 detik.

Selain itu, pengguna dapat menonton sepuasnya tanpa biaya data, tanpa iklan dan tanpa buffering. Dengan biaya hanya Rp 1.000 per hari. Migo mengklaim 5x sampai 7x lebih murah dibanding biaya keseluruhan over the top (OTT) berlangganan lain. Dengan waktu unduh 30x lebih cepat daripada jaringan telekomunikasi tradisional.


Saat ini, Migo mendistribusikan konten dari berbagai rumah produksi lokal & internasional dan layanan OTT. Mencakup berbagai rumah produksi dan pembuat konten lokal. Seperti MNC Group,  MD  Pictures,  SBS,  dan JTBC, serta sejumlah OTT. Termasuk  GoPlay,  layanan streaming video GoJek; Genflix, salah satu OTT pertama yang diluncurkan di Indonesia; dan Sushiroll, yang menghadirkan konten Anime terbaik.

Kerja sama strategis ini akan menjadi katalis bagi pertumbuhan anak perusahaan IPTV. Terutama dalam menambah jaringan baru untuk mendistribusikan konten.

Dengan memanfaatkan jaringan Migo, konten IPTV kini dapat dinikmati jutaan pengguna yang saat ini memiliki kesulitan dengan konektivitas dan biaya internet/data. Migo akan membawa skala televisi free to air (FTA) tradisional ke dunia OTT berlangganan, yang akan tumbuh mencapai lebih dari 100.000 Warung Migo.

Migo dan IPTV akan bekerjasama memperluas jaringan Migo secara nasional. Bertujuan menjangkau 100 juta orang selama 5 tahun ke depan. Dan membawa anak perusahaan IPTV ke lebih dari 20 juta pengguna bulanan berbayar.

Ade Tjendra, Presiden Direktur IPTV menyatakan, ini peluang mempercepat ekspansi dalam mendistribusikan konten melalui investasi di Migo. “Kesepakatan ini akan menciptakan strategi komersial, konten, dan distribusi yang selaras. Dan bermanfaat bagi kita semua dalam jangka panjang,” kata Ade, Kamis (10/6).

Dan Connor, Presiden Direktur Migo Indonesia menyatakan, kerjasama ini memberikan peluang meningkatkan jaringan Migo yang disruptif untuk mampu menjangkau ke puluhan juta konsumen pasar. “Kami akan secara bersama-sama mengubah cara hiburan dikonsumsi di seluruh Indonesia,” kata Dan. (sya)