Jumat, 1 Juli 2022 | 21:48 WIB

DBS Bank Agresif Salurkan Pinjaman Sindikasi Asia Pasifik

BACA JUGA

ads-custom-1

FinTechnesia.com | DBS Bank Ltd berada di peringkat teratas dalam daftar lembaga keuangan penyedia pinjaman sindikasi Asia Pasifik (kecuali Jepang) Debtwire. Peringkat ini terkait peran sebagai mandated lead arranger (pemimpin sindikasi) ramah lingkungan dan berwawasan berkelanjutan sepanjang 2021. 

Ini tahun kedua berturut-turut DBS menempati peringkat teratas. Menurut daftar tersebut, selama periode ini DBS memberikan pinjaman sindikasi ramah lingkungan dan pinjaman sindikasi untuk kegiatan usaha dengan dampak sosial dan lingkungan dan pinjaman sindikasi bernilai rendah (club loan)senilai US$ 4,86 miliar.

Pinjaman itu melalui 40 kesepakatan untuk membiayai peluncuran strategi ramah lingkungan dan transisi. Seperti, promosi proyek energi terbarukan, bangunan ramah lingkungan, dan langkah-langkah dekarbonisasi. 

Nilai ini hampir dua kali lipat angka tahun 2020, yang sebesar US$ 2,53 miliar, melalui 16 kesepakatan. Proyek-proyek yang didanai bertujuan untuk menangani bidang-bidang utama yang menjadi masalah lingkungan. Seperti, perubahan iklim, penipisan sumber daya alam dan hilangnya keanekaragaman hayati, dan lain-lain.

DBS menyediakan Toyota Financial Services Singapore (TFSSG), anak usaha lembaga layanan keuangan Toyota Motor Corporation (Toyota). Dengan pinjaman transisi senilai S$ 150 juta dra untuk meningkatkan penjualan kendaraan listrik di Singapura. 

Di Hongkong, DBS memberikan pinjaman untuk kegiatan berdampak sosial dan lingkungan HK$348 juta kepada Kwoon Chung Bus Holdings Limited. Ini pinjaman berkelanjutan pertama bagi perusahaan untuk mendukung upaya mereka memastikan tidak kurang dari 70% armada bus m lebih ramah lingkungan dalam lima tahun ke depan. 

Di Tiongkok, DBS menandatangani kontrak pembiayaan rantai pasokan ramah lingkungan senilai RMB500 juta dengan Huaneng Tiancheng Financial Leasing Co. Ltd. Yakni menyediakan layanan sewa pembiayaan untuk proyek-proyek energi terbarukan guna memfasilitasi sektor energi bersih di Tiongkok.

Head of Sustainability, Perbankan Kelembagaan DBS, Yulanda Chung mengatakan, pencapaian ini menunjukkan DBS berkomitmen untuk membantu perusahaan menghasilkan nilai jangka panjang dengan berkontribusi pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB. 

“Sebagai salah satu penyedia modal terbesar di dunia, bank bertanggung jawab memastikan modal disalurkan untuk mendorong tujuan keberlanjutan,” ujar Yulanda, Senin (17/1). 

Tahun lalu, DBS meningkatkan target keuangan berkelanjutan menjadi S$ 50 miliar hingga 2024 DBS juga telah berkomitmen untuk memastikan nol emisi karbon dari seluruh kegiatan operasional bank pada 2022. Dan terus mengurangi jejak karbon bank sembari memajukan agenda pengadaan berkelanjutan. (kai)

ads-custom-1
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER