Kamis, 8 Desember 2022

Pasar Smartphone Indonesia di Kuartal II 2022 Menurun 10% yoy, Ini Sebabnya

BACA JUGA

- Advertisement -

FinTechnesia.com | Pasar smartphone Indonesia pada kuartal II 2022 menurun sebesar 10% year on year (yoy). Meskipun mengalami pertumbuhan quarter on quarter (QoQ) sebesar 6,9% menjadi 9,5 juta unit.

Berdasarkan International Data Corporation’s (IDC) Worldwide Quarterly Mobile Phone Tracker, pada separuh pertama tahun 2022 atau semester I 2022 tutup 13,7% lebih rendah dibandingkan semester pertama 2021, tetapi 3,7%
lebih tinggi dari semester I 2019. Baik vendor maupun konsumen telah bersiap menghadapi Ramadan, tapi dihadapkan pada permintaan konsumen yang melambat.

Pada kuartal II 2022, pemerintah melonggarkan aturan PPKM dan mengizinkan masyarakat untuk melakukan perjalanan ke kampung halaman untuk pertama kalin dalam dua tahun terakhir. Seiring meningkatnya biaya perjalananan,
masyarakat menghabiskan lebih sedikit uang untuk belanja barang elektronik/gawai dibandingkan tahun lalu.

“Selain itu, belanja konsumen bergeser ke area lain seperti makanan dan transportasi, seiring dengan aktivitas yang kembali normal. Kenaikan harga barang juga menambah tekanan pada pendapatan yang dapat dibelanjakan, memaksa
masyarakat memprioritaskan pengeluaran untuk kebutuhan primer”, ujar Vanessa Aurelia, Associate Market Analyst, IDC Indonesia, pekan lalu.

Pasar smartphone diperkirakan tidak akan mengalami peningkatan di semester II 2022 karena faktor ekonomi makro seperti inflasi, pergerakan nilai tukar mata uang, peningkatan suku bunga, dan kenaikan harga bahan bakar terus mengikis daya beli konsumen. IDC memperkirakan pengiriman smartphone secara keseluruhan akan menurun pada tahun 2022.

OPPO naik kembali ke posisi pertama di 2Q22. OPPO terus memperluas portfolio kelas menengah (US$ 200- US$ 400). Segmen ini mencakup 46,9% dari total pengiriman OPPO pada kvartal II 2022, dibandingkan dengan 18,1% pada
kuartal II 21.

Segmen menengah OPPO didukung oleh model A96 dan model-model dari seri Reno 7. Pangsa 5G OPPO meningkat secara signifikan dengan seri Reno 7.

Samsung turun menempati posisi kedua di Kartal II 2022. Samsung meningkatkan pengiriman produk segmen menengah dengan merilis berbagai model A dan M baru. Kontribusi segmen tersebut terhadap pengiriman keseluruhan Samsung meningkat dua kali lipat dari kuartal sebelumnya menjadi 23,2%.

Beberapa model seri A dan M baru ditawarkan dalam varian 5G yang turut membantu Samsung dalam mempertahankan posisinya sebagai pemimpin
pangsa 5G. Vivo mempertahankan posisi ketiga pada 2Q22 dengan pijakan yang kuat di segmen US$ 600, didukung oleh keadaan pasokan yang membaik untuk produk pada rentang harga lebih tinggi.

Meski demikian, padakuartal ini Xiaomi berfokus memperbaharui segmen 4G low-end (US$ 100-US$ 200), berimbas pada penurunan peringkat Xiaomi di segmen 5G ke posisi keempat pada kuartql II 22.

Realme bertahan di posisi kelima pada kuartal II 2022. Model-model baru seperti C35 dan C31, serta model-model C lama, memberi dukungan kuat untuk segmen di bawqh US$ 200.

Segmen kelas menengahnya menunjukkan pertumbuhan yang
signifikan, berkat realme 9, Narzo 50, dan GT Neo 3T. GT Neo 3 yang baru dirilis juga mendorong segmen menengah ke atas realme (US$ 400-US$ 600). Pangsa 5G realme juga tumbuh secara signifikan berkat model GT Neo 3, GT
Neo 3T, dan Narzo 50 5G. (nin)

- Advertisement -
sidebar
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER