Anak Hobi Bermain Game Online? Simak Kiat Aman dari Kaspersky

35

FinTechnesia.com | Game seolah menjadi keseharian seorang anak. Apalagi di masa pandemi, saat banyak masyarakat menghabiskan waktu di rumah saja.

Mei lalu, perusahaan keamanan siber global Kaspersky melakukan penelitian. Hasilnya, empat dari 10 orang tua dari Asia Tenggara merasa, anak-anak mereka menjadi lebih pemarah dari biasanya setelah bermain game.

Survei terbaru di antara 760 responden tersebut mengonfirmasi anak-anak menghabiskan lebih banyak waktu online karena pandemi. Sebanyak 63% orang tua yang disurvei setuju. Hanya 20% yang membantah pengamatan ini.

Orang tua saat ini membesarkan anak-anak yang merupakan digital natives. Mereka yang terlahir dengan perangkat digital, dan internet.

“Kesenjangan generasi menyebabkan miskomunikasi. Umum terjadi ketika seorang anak mengetahui lebih banyak tren dan trik online daripada sang ibu atau ayah. Masa penguncian yang terjadi menyoroti hal ini dengan meningkatnya ketergantungan pada internet” kata Stephan Neumeier, Managing Director Asia Pasifik Kaspersky, pekan lalu

Dapat dimengerti jika orang tua mengkhawatirkan kebiasaan online anak-anak mereka.Terdapat beberapa bahaya yang tidak dapat disangkal.

Tapi sejumlah penelitian juga menemukan bagaimana bermain game online dapat bermanfaat bagi anak-anak. Pada dasarnya semua akan memiliki manfaat asalkan moderasi dan bimbingan tetap diterapkan,” tambahnya.

Kaspersky setiap potensi masalah yang terkait video game. Dan menghadirkan solusi sebagai referensi bagi para ibu dan ayah. Silakan simak di halaman berikut.