Jumat, 19 Agustus 2022 | 12:03 WIB

Berharap Milenial Jadi Pendorong Ekonomi Digital

BACA JUGA

ads-custom-1

Fintechnesia.com | Kemajuan bangsa Indonesia di era digital tidak terlepas dari peran generasi muda sebagai digital native. Maka, Telkomsel yang bersinergi sebagai bagian Telkom Group dengan mendukung perhelatan Indonesia Butuh Anak Muda (IBAM) pada 19 Februari 2020 di Jakarta.

Vice President Corporate Communications Telkomsel, Denny Abidin mengatakan, generasi muda bertalenta selalu menjadi inspirasi bagi Telkomselberkontribusi positif untuk negeri. “IBAM menjadi tempat yang tepat bagi generasi muda untuk menyalurkan minatnya dan bertukar pikiran dengan orang lain yang memiliki spirit yang sama,” terang Abe, panggilan Denny.

IBAM merupakan gerakan narasi yang menyediakan ruang dialog, interaksi, serta akses kolaborasi dan bertukar gagasan. Sejumlah pembicara seperti Nadiem Makarim, Wishnutama, Erick Thohir, Pandji Pragiwaksono, Kunto Aji, hingga Fiersa Besari hadir untuk memberikan inspirasi kepada anak muda untuk memberikan aksi nyata bagi perkembangan bangsa.

Pada perhelatan IBAM kali ini, Telkomsel menghadirkan showcase program The NextDev Hub dan Digital Creative Millenials (DCM) yang merupakan bagian kegiatan corporate social responsibility (CSR) Telkomsel, yang terkait dengan segmen  anak muda dalam mengembangkan kapasitasnya melalui pemanfaatan solusi berbasis teknologi digital.

Pada showcase The NextDev Hub, Telkomsel menggandeng pengembang aplikasi “Cakap” sebagai salah satu lulusan The NextDev 2018, yang aktif membantu generasi muda produktif di wilayah terluar, terdepan, dan tertinggal (3T) memperoleh keterampilan bahasa asing. Pengunjung IBAM dapat melakukan konsultasi bisnis dan latihan pitching serta mendaftarkan startup yang mereka dirikan untuk program The NextDev Talent Scouting 2020 yang segera akan diluncurkan. Selain itu, pengunjung bisa mengetahui program pengajaran Bahasa Inggris gratis untuk anak-anak di daerah 3T, yabg sedang dijalankan oleh Cakap.

Managing Director NAH.Project, Ifa Hanifah mengatakan, NAH Project brand sneakers lokal berdiri sejak 2017. Menurutnya, anak muda Indonesia harus berani eksplor karena Indonesia mempunyaai resource yang banyak sekali. “Dengan berani explore kita bisa menghasilkan sebuah produk dengan value yang jauh lebih besar. Jadi anak-anak muda Indonesia yang punya ide-ide kreatif, jangan pernah takut mengambil langkah. Jangan pernah bingung karena sudah ada platform yang bisa membantu mewujudkan itu, yaitu melalui program Telkomsel, Digital Creative Millennials,” terang Ifa.

“Kami optimistis generasi muda sebagai digital native mampu membawa Indonesia menjadi negara dengan ekosistem digital yang merata dan berkelanjutan,” tutup Abe. (eko)

ads-custom-1
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER