Bank BNI Menggandeng Grab, Dorong KUR dan Digitalisasi Pedagang

FinTechnesia.com | Dukungan terhadap usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) terus meningkat. Khususnya melalui pembiayaan bersubsidi pemerintah kredit usaha rakyat (KUR). 

Demi mendongkrak penyaluran KUR berkualitas sekaligus digitalisasi pedagang, Bank BNI menggandeng penyedia jasa ride hailing Grab Indonesia untuk menargetkan pedagang Pasar Tomang Barat sebagai langkah awal kerja sama.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto ikut hadir menyaksikan penandatanganan itu, Ia sambil melakukan kunjungan ke Pasar Tradisional Tomang Barat, Jakarta.

Penerima KUR BNI sekaligus onboarding di GrabMerchant di dalam layanan GrabMart dari Grab. Menurutnya, dengan dukungan dari BNI dan Grab, Airlangga meyakini para pedagang pasar dapat memperoleh sejumlah layanan. 

Mulai fitur, pembiayaan perbankan, fasilitas transaksi non-tunai, online order management, akses dan dukungan untuk online ads, serta fasilitas CMS BNI untuk pembayaran retribusi, hingga sewa tenant. Grab dan BNI akan berkolaborasi untuk memberikan rekomendasi layanan yang tepat sesuai dengan kebutuhan masing-masing pedagang pasar.

“Kolaborasi antara Grab Indonesia dan BNI bertujuan memperkuat pondasi pedagang pasar tradisional. Dengan platform penjualan online, memperluas akses pembayaran bagi pelanggan dengan Kartu Kredit dan Kartu Debit BNI. Serta melakukan onboarding untuk pedagang pasar tradisional dengan program Debitur KUR BNI,” ujar Airlangga, Rabu (25/3). 

Presiden Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata mengatakan, di tengah kondisi saat ini, digitalisasi menjadi salah satu faktor penting bagi UMKMk bisa terus bertahan dan berkembang. Untuk itu, Grab Indonesia berkomitmen memberikan akses digital seluas-luasnya bagi seluruh UMKM, termasuk para pedagang pasar. 

Melalui digitalisasi pasar tradisional bersama Grab, pedagang pasar akan mendapatkan berbagai kemudahan layanan untuk mengembangkan usaha mereka. Mulai online order management,  pembayaran non-tunai, hingga akses pemasaran online.

“Kami berharap, memperluas kolaborasi Grab dengan Kemenko Perekonomian dan BNI. Ini sebagai salah satu bentuk komitmen kami mendukung perkembangan dan percepatan digitalisasi UMKM sebagai tulang punggung ekonomi Indonesia,” ujar Ridzki. 

Sebelumnya pada akhir 2021, Grab juga telah mengumumkan kerja sama dengan Asparindo (Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia). Yakni melalui penandatanganan nota kesepahaman sebagai salah satu bentuk komitmen Grab mendukung digitalisasi pasar tradisional dan UMKM.

Direktur Hubungan Kelembagaan BNI, Sis Apik Wijayanto mengatakan, dukungan pembiayaan bagi UMKM melalui skema KUR menjadi salah satu dukungan paling penting bagi UMKM untuk terus tumbuh, khususnya di tengah pandemi. 

“Pada tahun ini, BNI telah mengalokasikan sekitar Rp38 triliun KUR untuk UMKM. Termasuk di antaranya adalah para pedagang di Pasar Tomang Barat ini,” ujar Sis Apik. (mrz)