Senin, 4 Juli 2022 | 23:05 WIB

Transformasi Bisnis YELO, Cetak Pendapatan Rp 160 Miliar di 2020 Menjadi Rp 500 miliar di 2021

BACA JUGA

ads-custom-1

FinTechnesia.com | PT Yelooo Integra Datanet Tbk (YELO) terus mempercepat ekspansi layanan internet cepat dan terjangkau. Sepanjang 2021, emiten teknologi di bidang jasa penyedia alat teknologi komunikasi dan layanan konektivitas itu mencatatkan kenaikan pendapatan Rp 500,1 miliar. Dari pendapatan sebesar Rp 159,9 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Hasil positif ini berasal dari kontribus pendapatan YELO dari penjualan paket data di pasar domestik dari anak usaha PT Abdi Harapan Unggul (AHU) yang diakuisisi akhir tahun lalu.

Di tahun 2021, pendapatan digital product atau paket data sebesar Rp 499,3 miliar. Naik sebesar 212% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp159,9 miliar.

Direktur Utama YELO, Wewy Susanto mengatakan, tahun lalu YELO mengakuisisi PT Abdi Harapan Unggul (AHU). Langkah ini berhasil memberikan kontribusi positif.

Dari sebelumnya rugi di tahun 2020, menjadi laba pada tahun 2021. Laba kotor di tahun 2021 tercatat sebesar Rp 15,5 miliar. Naik 13 kali dari laba kotor di tahun 2020 sebesar Rp 1,1 miliar.

Dari sisi laba bersih, YELO mencatatkan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 14,7 miliar. “Hasil ini jauh lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Perseroan mencatatkan rugi bersih sebesar Rp 1,6 miliar,” kata Wewy, Senin (4/4).

Untuk mempertahankan kinerja positif tersebut, YELO terus melakukan cepatan ekspansi layanan internet cepat dan terjangkau. Langkah tersebut merupakan bagian dari transformasi YELO di tahun ini sebagai digital ISP (internet service provider) berbasis kabel fiber optic.

Melalui layanan terbaru dengan nama Viberlink, YELO optimis menghasilkan kinerja yang baik hingga akhir tahun 2022.

Ekspansi bisnis YELO ke bidang digital ISP dimulai sejak YELO resmi mengakuisisi 99% saham PT Telemedia Komunikasi Pratama (TKP) pada awal tahun ini.

Dengan demikian lengkaplah layanan bisnis connectivity YELO. Mulai segmen pasar lokal (data internet,dan lainnya), hingga ke kebutuhan internet di luar negeri (Passpod).

Deng akuisisi TKP ini, YELO berniat untuk menghadirkan internet berkecepatan tinggi dengan harga terjangkau sampai ke wilayah pelosok desa di seluruh Jawa.

“Dengan demikian, kegiatan pemberdayaan digital economy di tingkat desa dapat berkembang lebih cepat,” tutup Wewy. (ari)

ads-custom-1
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER