Minggu, 23 Juni 2024
FINTECHNESIA.COM |

Airbus Sebut, Penerbangan Berperan Penting bagi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

BACA JUGA




FinTechnesia.com | Airbus menggarisbawahi peran penting industri penerbangan dalam membantu negara berkembang. Seperti Indonesia mencapai target ekonominya.

Presiden Airbus Asia-PacifiK, Anand Stanley menyampaikan permintaan pasar di ranah penerbangan telah kembali secara signifikan selama setahun terakhir. Hal ini mendorong maskapai penerbangan untuk mengoperasikan kembali pesawat yang telah lama diparkir dan meningkatkan kapasitas yang ada.

Seperti halnya di banyak wilayah Asia, transportasi udara di Indonesia bukanlah sebuah pilihan, tapi sebuah keharusan guna memastikan kelancaran perhubungan dan menyambungkan perdagangan seluruh pelosok nusantara dan juga dengan dunia internasional.

Hal ini sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi, sekaligus memastikan generasi mendatang dapat menikmati penerbangan sebagaimana yang telah kita rasakan selama ini.

Baca juga: Airbus A220 Generasi Terbaru Mendarat di Jakarta

Stanley menambahkan, tantangan terbesar yang dihadapi industri penerbangan saat ini adalah bagaimana memenuhi permintaan yang terus meningkat dengan cara yang berkelanjutan.

Menurutnya, langkah awal dalam meningkatkan keberlanjutan penerbangan adalah memperbarui armada generasi lama dengan pesawat terbaru yang lebih hemat bahan bakar. Sehingga dapat langsung mengurangi emisi karbon sekitar 25%.

Faktor pendorong lainnya dalam jangka pendek ini adalah peningkatan penggunaan bahan bakar penerbangan berkelanjutan (Sustainable Aviation Fuels/SAF).

“Pesawat yang kami produksi saat ini sudah mampu terbang dengan campuran SAF hingga 50%, dan kami memiliki target untuk meningkatkan menjadi 100% pada tahun 2030,” ujar Stanley, pekan lalu,

Selain itu, Stanley mengatakan bahwa Airbus sedang mengembangkan pesawat yang menggunakan sumber energi baru seperti hidrogen atau bahan bakar sintetis.

“Pesawat seperti ini dapat memenuhi keperluan rute domestik yang lebih pendek di Indonesia,” lanjut Stanley. (jun)


BERITA TERBARU

BERITA PILIHAN

header

POPULER