Miliki 850.000 Mitra, Sampingan Menggaet Pendanaan Seri A Sebesar US$ 5 Juta

18

FinTechnesia.com | Mengawali tahun 2021, Sampingan, platform yang memberdayakan pekerja kerah biru (blue-collar) Indonesia mendapat pendanaan seri A sebesar US$ 5 juta atau setara dengan Rp 72 miliar. Pendanaan dipimpin investor Altara Ventures, bersama Golden Gate Ventures, Antler, Access Ventures, XA Network dan iSeed SEA.

CEO dan Co-Founder Sampingan, Wisnu Nugrahadi mengatakan, bisnis Sampingan berhasil tumbuh tiga kali lipat di tahun 2020. Pendanaan ini untuk pengembangan produk baik untuk para pekerja maupun perusahaan. “Serta menjangkau lebih banyak konsumen sesuai dengan layanan yang kami berikan,” ujar Wisnu, Selasa (12/1).

Wisnu mengklaim, sejak diluncurkan Januari 2019, aplikasi Sampingan menjadi platform tenaga kerja kerah biru terbesar bagi perusahaan sekaligus memberikan kesempatan yang sama dan cepat bagi para pencari kerja di Indonesia. Saat ini Sampingan telah memiliki lebih dari 850.000 mitra pekerja baik kontrak sementara maupun permanen yang disebut dengan Kawan Sampingan.

Gavin Teo, General Partner, Altara Ventures mengatakan, Sampingan berhasil mencocokkan ribuan pekerja lepas Indonesia dengan lapangan pekerjaan di berbagai bidang. Seperti logistik, supply chain dan layanan lokal melalui platform teknologi mereka. Kami benar-benar merasa terhormat dan bersemangat untuk mendukung perjalanan mereka dengan memimpin pendanaan Seri A ini,” ujar Gavin.

Untuk membantu perusahaan mengembangkan bisnisnya secara fleksibel, Sampingan menyediakan beragam solusi menyeluruh (end-to-end) berupa layanan untuk mencari, mengelola dan mempertahankan pekerja kerah biru. Sampingan telah melayani lebih dari 100 perusahaan skala besar maupun kecil melalui tiga layanan utamanya yaitu ; Sampingan Manpower, Sampingan Solutions, dan Sampingan Systems.

Salah satu bisnis yang merasakan dampak positif layanan Sampingan adalah LinkAja. “Platform Sampingan memungkinkan kami mengakuisisi merchant di seluruh Indonesia dalam waktu singkat. Tanpa Sampingan, proses yang harus kami lakukan akan memakan lebih banyak waktu dan biaya, khususnya untuk program-program yang kami jalankan di kota-kota kecil. Kami berharap dapat memperluas kerja sama dengan Sampingan ke lebih banyak proyek, seiring terus bertumbuhnya perusahaan kami,” beber Siti Khairani Samsurizal, Head of Customer Operation Group LinkAja. (yof)