Nakanihon Air Memesan Helikopter Airbus H215 Baru

16

FinTechnesia.com | Nakanihon Air, salah satu operator helikopter terbesar di Jepang, memesan satu helikopter angkut H215. Heli ini untuk menopang kemampuan utilitas dan pekerjaan udaranya.

Taku Shibata, Presiden Nakanihon Air yakin, H215 menawarkan presisi dan stabilitas tinggi sesuai kebutuhani Nakanihon. “Hal ini akan meningkatkan kesiapan misi serta kemampuan armada kami. Kami senang dapat melanjutkan kemitraan ini dengan tim Airbus Helicopters di Jepang, yang memahami kebutuhan kami dan telah mendukung operasi kami selama bertahun-tahun,” terang Taku, Kamis (10/9)?

Nakanihon Air, yang saat ini mengoperasikan 45 helikopter Airbus. Memiliki spesialisasi menyediakan layanan medis darurat, pengumpulan berita elektronik, serta transportasi penumpang dan barang di Jepang.

Perusahaan ini juga mengelola pusat perawatan resmi Airbus untuk helikopter H135. Sementara inspeksi besar terhadap armada Super Puma milik mereka dilakukan di fasilitas perawatan Airbus di Kobe.

Sistem autopilot dupleks ganda digital 4-sumbu dalam kokpit kaca yang intuitif, helikopter H215 memberikan peningkatan efisiensi dan keselamatan misi sekaligus mengurangi beban kerja awak. “Kami yakin helikopter ini akan menjadi aset bagi Nakanihon Air. Dan menghadirkan kinerja luar biasa seperti yang mereka harapkan,” terang Managing Director Airbus Helicopters di Jepang, Guillaume Leprince.

Helikopter angkut mesin ganda H215 adalah anggota keluarga helikopter Super Puma yang dikenal untuk tingkat ketersediaannya yang tinggi, serta kinerja dan biaya pengoperasian yang kompetitif. Dilengkapi teknologi mutakhir, helikopter ini terdiri dari dua versi. Dirancang untuk operasi multi-peran serta yang lain untuk pekerjaan udara dan misi utilitas.

Saat ini terdapat 28 helikopter keluarga Super Puma di Jepang, diterbangkan operator sipil, parapublik, dan Kementerian Pertahanan untuk berbagai misi. Hal ini termasuk misi pencarian dan penyelamatan, operasi penjaga pantai, pemadaman kebakaran. Serta penerbangan pribadi dan bisnis, dan misi transportasi udara komersial. (mrz)