Layanan Tetap Prima, Flip Tetap Berlakukan WFH Hingga Akhir Tahun 2020

Tampilan layar flip
Tampilan layar flip

FinTechnesia.com | Dua hari terakhir, beberapa daerah di Indonesia memberlakukan transisi menuju new normal. Di kawasan Jabodetabek, jalanan dan transportasi umum mulai terlihat padat baik di pagi dan sore hari.


Sementara Flip.id, aplikasi penyedia layanan transfer beda bank gratis di Indonesia memilih work from home (WFH) hingga akhir tahun ini. Bahkan berencana menerapkan WFH sebagai budaya perusahaan yang baru. Aplikasi besutan alumni Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia memiliki kantor pusat di Depok, Jawa Barat. Kawasan ini masih terdapat zona merah di beberapa area dan sedang melakukan penerapan transisi PSBB secara bertahap.

Co-Founder dan Chief Internal Officer (CIO) Flip.id, Ginanjar Ibnu Solihin menyampaikan, kinerja dan evaluasi Flip.id setelah melalui masa WFH di tiga bulan terakhir. “Manajemen Flip.id memiliki kebijakan tersendiri untuk menerapkan WFH secara penuh sampai akhir tahun ini. Hal ini guna mendukung pemerintah untuk mencegah penyebaran virus,” ujar Ginanjar, Selasa (9/6).

Tentu keputusan ini memiliki pertimbangan yang matang. Seperti karyawan Flip.id tidak hanya berdomisili di Depok, tapi juga di kawasan Jabodetabek. Karyawan commuting ini berpotensi terpapar karena jarak tempuh yang cukup jauh.

Secara sistem, selama masa WFH 3 bulan terakhir, Flip.id telah melakukan ujicoba operasional keamanan server serta transaksi dan bisa menjaga kualitas layanan tetap prima. Terbukti satu bulan terakhir, terjadi peningkatan transaksi lebih dari 10% di semua layanan Flip.id baik transfer beda bank dalam negeri, pembelian pulsa, serta paket data seluler. Itu semua terjadi ketika seluruh tim beroperasi secara WFH. Flip.id memproyeksikan sampai akhir tahun transaksi elektronik akan tetap tinggi.