Jumat, 26 April 2024
FINTECHNESIA.COM |

Sah, WeChat Pay Sudah Bisa Digunakan di Indonesia

BACA JUGA




FinTechnesia.com | Bank CIMB Niaga siap memfasilitasi transaksi pembayaran menggunakan dompet digital WeChat Pay pada merchant-merchant mitra di Indonesia. Hal ini menyusul terbitnya izin dari Bank Indonesia (BI) kepada CIMB Niaga sebagai bank BUKU 4 pertama yang dapat menerima transaksi pembayaran digital dari WeChat Pay.

Direktur Consumer Banking CIMB Niaga, Lani Darmawan mengatakan, CIMB Niaga bekerjasama dengan TenPay selaku pemilik aplikasi dompet digital WeChat Pay dan PT Arash Digital Rekadana (Jakarta) & Swiftpass Global Limited (Shenzhen) sebagai system integrator dan technical service provider. Implementasi kerja sama tersebut semakin melengkapi layanan pembayaran digital CIMB Niaga.

“Kami terus melakukan sosialisasi kepada merchant CIMB Niaga serta menambah merchant baru. Sehingga saat situasi kondusif, semakin banyak mitra Perusahaan yang telah siap dan dapat menerima cara pembayaran baru ini,” kata Lani, Selasa (29/9).

Sejalan regulasi BI, implementasi transaksi WeChat Pay di merchant-merchant CIMB Niaga menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) pada alat penerima transaksi pembayaran CIMB Niaga. Seperti mesin electronic data capture (EDC) CIMB Niaga, Static QR, maupun aplikasi yang diunduh di perangkat merchant.

Transaksi tersebut dilakukan dalam mata uang rupiah. Sesuai jumlah yang telah disepakati pengguna dengan merchant.

Aplikasi WeChat Pay hanya dapat dimiliki oleh pengguna dari Tiongkok. Dengan sumber dana dari rekening kartu debit dan kartu kredit yang diterbitkan di Tiongkok.

Kerjasama pembayaran digital WeChat Pay merupakan salah satu upaya memperkuat posisi CIMB Niaga sebagai bank digital terdepan di Indonesia. CIMB Niaga ingin memberikan layanan fitur yang lengkap bagi mitra merchant CIMB Niaga.

WeChat Pay dapat dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan, tanpa harus menukarkan uang tunai dalam bentuk rupiah.

“Kami terus memperluas mitra merchant di berbagai daerah wisata, seperti Bali, Lombok, Manado, Jakarta, dan sejumlah bandara internasional,” tutup Lani. (sya)


BERITA TERBARU

BERITA PILIHAN

header

POPULER