Mantap, Bisnis KedaiMart Meroket Sepuluh Kali Lipat

FinTechnesia.con | Masyarakat lebih agresif membeli produk kebutuhan rumah tangga secara online selama masa pandemi Covid-19. Maka perusahaan yang siap dengan digitalisasi ketiban berkah.

Seperti KedaiMart meraih pertumbuhan bisnis 10 kali lipat dalam enam bulan pertama sejak diluncurkan Januari 2021. Selama masa PPKM darurat Juli lalu, aplikasi PT Kedai Sayur Indonesia, perusahaan grosir berbasis teknologi di bawah Triputra Group, meraih peningkatan permintaan hingga mencapai 400%. Didominasi permintaan sembako dan buah-buahan.

Natalie Djuhandi, Product Owner KedaiMart mengungkapkan, lonjakan pertumbuhan terbesar KedaiMart memang terjadi saat PPKM Mikro. Namun, pertumbuhan KedaiMart sejak peluncurannya terjadi secara organik. Dan berfokus pada pengembangan teknologi dan seleksi produk, guna memenuhi kepuasan pelanggan. 

Baca juga: Kedai Sayur Indonesia Meluncurkan Aplikasi KedaiMart

Saat ini varian produk yang tersedia di aplikasi KedaiMart sudah mengalami peningkatan 5 kali lipat dibandingkan pada saat pertama kali diluncurkan. “Ke depan, kami akan terus mengembangkan dan menambah seleksi produk demi memenuhi kebutuhan pasar, terutama di area Jabodetabek,” katanya, dalam rilis ynG diterima FinTechnesia, Kamis (9/9). 

Aplikasi KedaiMart merupakan aplikasi pemenuhan kebutuhan sehari-hari secara online. Ini sebagai alternatif yang lebih baik untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari tanpa harus keluar rumah dan mengantre selama masa pandemi Covid-19. (sya)