Gandeng Bank BNI dan BTN, IFG Kerjasama Asuransi Kredit

FinTechnesia.com | Holding BUMN Asuransi dan Penjaminan atau Indonesia Financial Group (IFG) terus melakukan sejumlah langkah penguatan keuangan anak perusahaan. 

Bersama Bank Tabungan Negara (BTN) dan Bank BNI, IFG berupaya membangun iklim bisnis asuransi kredit yang sehat dan sustainable. Baik di industri perbankan maupun industri asuransi dan penjaminan.

Bersama BNI juga d melalui penandatanganan MoU bersama tiga entitas anak perusahaan IFG. Yaitu Askrindo, Jasindo dan Jamkrindo.

Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo menyampaikan, konsolidasi antar anak perusahaan IFG, serta transformasi tata kelola, dan operasional ekosistem asuransi nasional perlu ditingkatkan. 

“Kerjasama ini atas dasar semangat sinergi yang sehat untuk memperkuat industri keuangan nasional. Sehingga ke depa bisa melahirkan lebih banyak lagi bentuk kerjasama serupa yang bisa dikembangkan dengan perbankan lain,” terang Tiko, sapaan Kartina, Senin (22/11)

Direktur Utama IFG, Robertus Billitea menyampaikan, komitmen bersama IFG dengan BTN dan BNI untuk meningkatkan produk dan layanan asuransi kredit yang lebih sehat, kompetitif, dan menguntungkan. 

“Sehingga dapat menciptakan iklim bisnis lebih sehat dan sustainable. Baik dari sisi perusahaan asuransi, penjaminan, dan perbankan,” kata Billitea.

Direktur Bisnis IFG, Pantro Pander Silitonga, menegaskan, inisiatif ini salah satu dan langkah awal IFGb. ersama dengan BTN dan BNI dalam menghadirkan produk dan layanan asuransi kredit. 

Dengan membenahi business model, terms and conditions, dan premi asuransi yang disesuaikan. Melalui asas prinsip kehati-hatian dan disiplin pricing yang disesuaikan dengan risk profile objek tertanggung. 

“Tujuan utama yang ingin kita capai adalah industri asuransi yang lebih sehat. Khususnya bagi para anggota holding,” tambah Pantro. (eko)