Senin, 4 Juli 2022 | 22:22 WIB

Menggaet US$ 110 Juta, Linktree Siap Kembangkan Pasar Utama, Termasuk Indonesia

BACA JUGA

ads-custom-1

FinTechnesia.com | Linktree baru saja mendapat pendanaan sebesar US$ 110 juta. Dipimpin Index Ventures dan Coatue, dengan valuasi US$ 1,3 miliar. 

Saah satu platform dengan pertumbuhan tercepat di dunia dengan lebih dari 24 juta pengguna ini di tahun lalu memastikan keterlibatan lebih lanjut dari investor sebelumnya, AirTree Ventures dan Insight Partners. Serta partisipasi baru dari Greenoaks Capital. 

Linktree akan menggunakan pendanaan terbarunya untuk memperluas pasar, membangun tim dan sumber pendapatan. Juga memberikan lebih banyak manfaat untuk para penggunanya lewat berbagai pengembangan fitur dan kemitraan.

Linktree juga melakukan pengembangan bisnis di beberapa pasar utama, termasuk Indonesia. Meski baru saja meresmikan perjalanan di Indonesia, layanan Linktree telah lama dikenal dan disukai oleh pengguna di Indonesia. Sebagian besar mengetahui Linktree dari rekomendasi pengguna. 

Dengan memperluas pasar lokalnya sampai ke Indonesia dan menunjuk country manager, Linktree berkomitmen melayani para pengguna di Indonesia lebih baik lagi kedepan.

Linktree siap memperkuat layanannya di Indonesia dan memenuhi kebutuhan para kreator, pelaku bisnis, dan pengguna layanan digital. 

“Bersama masyarakat Indonesia, Linktree akan menghubungkan audiens, memfasilitasi dan memaksimalkan potensi pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia,” kata Country Manager Linktree, Michael Wijaya, belum lama ini.

Didirikan pada tahun 2016, Linktree adalah platform link-in-bio pertama dan terbesar. Memungkinkan para pengguna menampilkan identitas onlinedengan mudah dan mengkomersialisasikan profil mereka. 

Dengan satu Linktree, pengguna dapat mengarahkan audiens mereka ke banyak tautan lain yang ingin mereka promosikan. Seperti tautan ke profil media sosial, toko online dan barang jualan di situs e-commerce, penggalangan dana, dan juga dokumen. 

Pengguna Linktree yang beragam terdiri dari 250 vertikal di seluruh dunia. Dan pada tahun 2020 hingga 2021, vertikal kreator, pemusik, dan pelaku bisnis kecil masing-masing tumbuh rata-rata lebih dari 300%. 

Linktree mencatat lebih dari 1,2 miliar klik ke situs yang berhubungan dengan bisnis dan penjualan di tahun lalu. 

Beberapa pengguna di Indonesia yang telah menggunakan platform ini terdiri dari brand-brand populer. Seperti Shopee Indonesia, Indomie dan Scarlett. Hingga berbagai figur kenamaan seperti Maudy Ayunda, Boy William, Anang Hermansyah, Ashanty, dan masih banyak lagi.

“Pendanaan ini akan memastikan kami untuk terus berinovasi dan menciptakan berbagai alat dan solusi yang mendukung semua orang untuk mengembangkan, mengkurasi, dan memonetisasi aktivitas digital mereka, mempertahankan posisi Linktree sebagai pemimpin pasar,” kata Alex Zaccaria, Co Founder dan CEO Linktree.

Resmi menyandang status ‘unicorn’, Linktree terus memprioritaskan kebutuhan kreator, bisnis, dan seluruh pengguna sebagai salah satu dari 300 situs terpopuler secara global. Dengan 1,2 miliar pengunjung unik per bulan. (mrz)

ads-custom-1
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER