Kamis, 11 Agustus 2022 | 09:20 WIB

Indosat Ooredoo Hutchison Meluncurkan Layanan 5G di Bali

BACA JUGA

ads-custom-1

FinTechnesia.com | Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melanjutkan kesuksesan merger. Dengan peluncuran layanan 5G di Baliuntuk mendukung agenda Presidensi G20 serta transformasi digital Indonesia.

Bali merupakan kota keenam. Setelah sebelumnya IOH meluncurkan layanan 5G di Surakarta, Jakarta, Surabaya, Makassar, dan Balikpapan.

Presiden Direktur & CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha mengatakan, IOH berkomitmen memainkan peran penting dalam revolusi 5G untuk mendukung agenda transformasi Indonesia.

Peluncuran 5G kami tidak akan terjadi tanpa kerja sama dan dukungan berbagai pihak. Termasuk Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,” kata Vikram, Rabu (3/8).

Peluncuran layanan 5G IOH juga menghadirkan beberapa use case. Seperti di sektor pariwisata, pertanian, kesehatan, tata kota, dan pelaku UMKM.

Beberapa di antaranya adalah Smart Tourism berupa Naked-eye 3D, Mixed reality entertainment, dan bullet moment; Digital Agribusiness berupa smart irrigation and fertilizer dan smart agricultural tools;Smart City berupa Sensor ManagementSmart Environment berupa SPARING Smart Environment MonitoringFleet Management berupa mobility as a service for electronic vehicle; serta SmartHealthcare berupa serviks and stunting monitoring.

Baca juga: Indosat Ooredoo Hutchison dan Ericsson Perkuat Kemitraan untuk Memperluas Jaringan 5G

Seluruh use case didukung oleh para mitra. Seperti Huawei, Habibi Garden, Temara, Sensync, Rakata, dan Data28.

Menteri Kominfo, Johnny G. Plate, menyampaikan, Kominfo sendiri memiliki tiga prioritas isu pada Presidensi G20 yaitu pemulihan dan konektivitas pasca Covid-19, literasi digital dan keterampilan digital, serta arus data lintas batas negara. 

“Kami yakin, teknologi 5G dapat mengakselerasi terwujudnya seluruh prioritas tersebut,” kata Johnny.

CEO Huawei Indonesia, Jacky Chen mengatakan, Huawei akan terus mengontribusikan teknologi termutakhir bertaraf global guna meningkatkan efisiensi jaringan pada layanan 5G di Bali dan mendukung berjalannya KTT G-20.

“Pada saat yang bersamaan, Huawei juga berkomitmen mendorong transformasi digital di Indonesia untuk mempercepat pemulihan ekonomi pasca-pandemi,” terang Jacky.

Selain peluncuran layanan 5G, IOH bekerja sama dengan beberapa institusi sebagai dukungan atas digitalisasi Bali. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dilakukan Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Bayu Hanantasena dengan Universitas Udayana.

Serta penandatangan nota kesepahaman (MoU) untuk Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) dan Politeknik Negeri Bali (PNB).

Indosat Business juga melakukan penandatanganan kesepahaman dengan Bank Pembangunan Daerah Bali untuk transformasi digital layanan finansial.

IOH juga menghadirkan produk khusus Travel On. Produk ini memungkinkan wisatawan asing dan turis dapat menikmati kemudahan penggunaan internet, telepon, SMS saat menjelajahi Indonesia dengan koneksi yang kuat dari Indosat Ooredoo Hutchison.(nin)

ads-custom-1
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER