Kamis, 8 Desember 2022

Masyarakat Indonesia Ingin Punya Asuransi, Tapi Tak Terlaksana, Ini Solusinya

BACA JUGA

- Advertisement -

FinTechnesia.com | DBS Treasures dari Bank DBS Indonesia dan Manulife Indonesia mengadakan survei DBS-Manulife Future Ready Survey 2022 pada segmen affluent.

Terlihat, 61% responden ingin memiliki asuransi untuk melindungi mereka di hari tua,. Namun banyak yang belum mengambil langkah persiapan sedari dini.

Perlindungan Kesehatan: 63% responden mengkhawatirkan peningkatan biaya medis dalam 30 tahun mendatang. Tapi hanya 37% yang sudah memiliki asuransi.

Bahkan, untuk penyakit kritis yang dapat menghambat atau menghentikan pekerjaan penderitanya, 72% justru mengharapkan pasangan untuk mengurus mereka secara finansial jika mereka tidak dapat bekerja.

Biaya Pendidikan: 75% responden memiliki aspirasi mempersiapkan dana pendidikan.Namun baru 67% di antaranya yang merasa sudah mempersiapkan dana yang cukup.

Pensiun: 75% responden ingin mempersiapkan dana pensiun yang dibutuhkan. Namun, hanya 34% yang memiliki asuransi dengan annuity planatau Manfaat Tunai Tahunan (pembayaran tunai setiap tahun selama periode tertentu) yang dapat menjadi salah satu rencana pensiun.

Baca juga: Bank DBS Indonesia dan Manulife Indonesia Pasarkan Unitlink Baru

Legacy Planning: 78% responden merupakan orang tua yang berencana meninggalkan peninggalan berharga. Namun baru 64% di antaranya yang sudah memiliki asuransi jiwa sebagai bagian dari legacy plan.

Head of Investment and Insurance Product Bank DBS Indonesia, Djoko Soelistyo mengatakan, DBS Treasures sudah menyikapinya sejak awal dengan memperkaya solusi terkait perlindungan yang mencakup tiap tahap kehidupan dan dapat disesuaikan spirasi tiap nasabah. 

“Hal ini memungkinkan nasabah mengantisipasi risiko kehidupan serta mempersiapkan peninggalan berharga bagi diri dan orang terkasih. Mulai dari produk bancassurance untuk kesehatan, penyakit kritis, jiwa/legacy, pensiun, hingga pendidikan anak,” katanya, pekan lalu. 

DBS Treasures menyediakan Smart Insights berupa fakta-fakta seputar perencanaan perlindungan melalui ragam media komunikasi berdasarkan preferensi nasabah. Informasi meliputi gambaran biaya mengenai penyakit kritis, biaya pendidikan anak di luar negeri dalam lima tahun ke depan, hingga solusi legacy yang memberikan ketenangan.

Selain itu, nasabah dapat mengikuti rangkaian acara Smart Talk bersama narasumber terkemuka lokal dan global dengan topik dan isu yang disesuaikan dengan tren dan kebutuhan nasabah.

“Melalui kerja sama dengan Bank DBS Indonesia, kami senantiasa berinovasi dalam memberikan solusi asuransi untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang terus berkembang,” lanjut Chief Bancassurance Officer PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia, Amy Gochuico. 

DBS Treasures dan Manulife Indonesia berkolaborasi menyediakan ragam solusi bagi nasabah dan keluarga. Ada berbagai lini produk bancassurance. Nasabah juga dapat menyesuaikan kebutuhan mereka dengan asuransi tambahan. (nin)

- Advertisement -
sidebar
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER