Cetak Lonjakan Transaksi Saat Festival Belanja, Ini Rahasia Alibaba

19

FinTechnesia.com | Alibaba Cloud, mengumumkan teknologi termutakhir untuk mendukung Festival Belanja Global 11.11 2020. Tahun ini, Festival Belanja 11.11, menghasilkan nilai transaksi CNY 498,2 miliar atau sekitar US$ 74,1 miliar dalam gross merchandise volume (GMV).

Pencapaian itu dapat terjadi karena pemutakhiran infrastruktur Alibaba Cloud. Tepat setelah tengah malam 11 November 2020, misalnya, hanya 26 detik setelah periode belanja dimulai, puncak pesanan mencapai 583.000 per detik. Meroket 1.400 kali dari jumlah puncak pesanan pada awal debut festival ini, 12 tahun lalu di 11 November 2009.

Alibaba memfasilitasi hingga 800 juta konsumen dan 2.500 brand selama berlangsungnya festival belanja terbesar di dunia ini. “Dari infrastruktur digital yang kokoh dan tanpa henti mendukung operasi, hingga menghadirkan cloud-native guna efisiensi pengembang aplikasi dan pengalaman konsumen menggunakan aplikasi yang sangat mulus. Teknologi Alibaba telah lulus dari ujian terberat ini dengan gilang-gemilang,” terang Li Cheng, Chief Technology Officer Alibaba Group, Kamis (19/11)

Platform komputasi real-time Alibaba, yang didukung Apache Flink, memproses aliran data sebesar  4 miliar item per detik selama puncak pesanan. Melonjak naik 2,5 miliar item dari tahun lalu.

Baca Juga: Festival Belanja Alibaba 11.11 Cetak GMV Rp 1.049,77 Triliun

MaxCompute, platform data warehouse milik Alibaba, menangani 1,7 Eksabita data per hari  (1 Eksabita = 1 Miliar Gigabita). Setara pemrosesan 230 foto dengan resolusi tinggi dari 7 miliar orang di dunia.

Laporan mencatat bahwa tidak ada durasi waktu henti atau downtime selama periode festival yang diperpanjang tahun ini.

Memanfaatkan ragam database cloud-native, termasuk PolarDB, AnalyticDB, dan Lindorm, Alibaba Cloud memastikan Festival 11.11 dapat berjalan dengan lancar. Termasuk di saat puncak transaksi sekalipun. PolarDB mencetak rekor baru dengan 140 juta kueri per detik selama waktu puncak pukul 11.11, meningkat 60% dari tahun lalu.

AnalyticDB, data warehouse yang dikembangkan oleh Alibaba Cloud, memproses hingga 7,7 triliun baris data secara real-time. Setara 15 kali lipat data dari Arsip Web Inggris di British Library.

Selain itu, PolarDB-X dan AnalyticDB membantu China Post menangani lebih dari 100 juta pesanan selama 11.11. Sekitar 100.000 pelanggan China Post mengecek status paket secara online dan real-time. (mrz)