Kamis, 18 Juli 2024
FINTECHNESIA.COM |

Joe Biden Datang, Vietjet dan Boeing Meneken Kesepakatan Pengiriman 12 Pesawat 737 Max

BACA JUGA




FinTechnesia.com | Pada kunjungan resmi Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden ke Vietnam, perwakilan senior Vietjet dan Boeing mencapai kesepakatan penting terkait pemesanan 200 pesawat 737 Max.

CEO Vietjet, Nguyen Thi Phuong Thao, dan Presiden Boeing Global, Brendan Nelson, sepakat melakukan pengiriman 12 pesawat 737 Max pada tahun 2024. Sembari menyertakan persyaratan tambahan ke dalam kontrak pemesanan 200 pesawat 737 Max tersebut.

Kontrak tersebut bernilai lebih dari US$ 25 miliar dan memiliki jadwal pengiriman lima tahun, dimulai sejak tahun 2024. Kontrak itu menjadi salah satu kesepakatan komersial terbesar saat ini yang berkontribusi positif terhadap neraca perdagangan antara Vietnam dan AS.

Batch pertama pemesanan 737 Max akan dikirimkan ke Thai Vietjet, perusahaan afiliasi Vietjet Group. Thai Vietjet saat ini salah satu maskapai penerbangan terkemuka di Thailand yang menampilkan brand dan citra Vietjet serta menjadi
pilihan favorit banyak wisatawan di wilayah tersebut.

Baca juga: Vietjet Terus Ekspansi, Hubungkan Asia Tenggara dengan Dunia

Kontrak Vietjet untuk membeli 200 pesawat berbadan sempit dari Boeing sempat mengalami hambatan yang disebabkan oleh isu-isu terkait pesawat 737 Max. Selanjutnya, pandemi Covid- 19 juga berdampak signifikan pada rantai pasokan global Boeing.

Banyak pemesanan dan jadwal pengiriman pesawat di seluruh dunia telah dibatalkan atau ditunda tanpa batas waktu. Meskipun banyak maskapai penerbangan yang menolak untuk memenuhi kewajiban kontrak mereka,

Vietjet dan Boeing tetap berupaya untuk mencari kesepakatan dan merumuskan strategi jangka panjang bersama untuk memenuhi kontrak tersebut. Boeing dan Vietjet akan bekerja sama secara khusus untuk menjadikan Vietnam sebagai pusat
layanan penerbangan internasional.

Kedua perusahaan juga akan berkolaborasi dalam mengadopsi teknologi baru berbasis kecerdasan buatan (AI), berinovasi dalam teknologi penerbangan, menggunakan bahan bakar ramah lingkungan, serta berusaha mengurangi emisi sesuai dengan standar industri penerbangan.

Pemesanan pesawat oleh Vietjet ini akan diperkirakan menciptakan sekitar 200.000 lapangan pekerjaan di AS dan menghasilkan nilai keseluruhan sebesar US$ 35 miliar.

Di sela-sela kunjungan Presiden AS Joe Biden ke Vietnam, Vietjet dan Carlyle Aviation Partners, perusahaan pembiayaan dan manajemen aset penerbangan di
AS, juga menandatangani perjanjian pembiayaan pesawat senilai US$ 550 juta. Dana itu untuk pembayaran pra-pengiriman (PDP) pesawat 737 Max. (kai)


BERITA TERBARU

BERITA PILIHAN

header

POPULER