Kamis, 1 Desember 2022

Gaet Pendanaan dari Temasek, Shopback Tutup Pendanaan Lebih dari Rp 1 Triliun

BACA JUGA

- Advertisement -

FinTechnesia.com | ShopBack, aplikasi cashback dan kurator e-commerce di Asia Pasifik, pada Kamis pekan lalu mengumumkan penutupan putaran pendanaan lanjutan yang dipimpin Temasek. Dengan partisipasi dari investor sebelumnya termasuk Rakuten, EDBI, EV Growth, Cornerstone Ventures dan 33 Capital.

Tambahan dana menghasilkan total pendanaan ShopBack pada putaran ini menjadi US$ 75 juta atau setara Rp 1,09 triliun (kurs 1 USD = Rp 14.632). Pendanaan terbaru ini untuk mengembangkan infrastruktur teknologi, memperluas kemampuan penganalisaan data guna memberikan insight untuk bisnis baru. Serta mendorong pertumbuhan di pasar-pasar utama ShopBack.

Sejak berdiri tahun 2014, ShopBack meraih total pendanaan US$ 113 juta. Saat ini, ShopBack telah memiliki lebih dari 19 juta pengguna di tujuh pasar Asia Pasifik. Yakni Singapura, Malaysia, Indonesia, Filipina, Thailand, Taiwan dan Australia.

ShopBack memberikan pengguna rewards berupa cashback dari berbagai jenis kategori produk. Termasuk barang dagangan umum, travel booking, fesyen, kesehatan dan kecantikan, kebutuhan rumah tangga, serta pesan antar makanan. Di Singapura, ShopBack juga memperluas layanan dengan menghadirkan ShopBack Go. Platform rewards berbasis aplikasi yang memberikan cashback/rewards untuk transaksi langsung/di tempat, baik di restoran, tempat hiburan, maupun beragam pembelanjaan lain.

Tahun lalu, ShopBack mengalami pertumbuhan tahunan (yoy) sebesar 250% dalam hal penjualan dan order. Dengan lebih dari 16 juta order bulanan, dan memberikan lebih dari US$ 2 miliar penjualan kepada lebih dari 2.500 mitra merchant. “Sebagai pelopor cashback rewards, ShopBack berada di posisi yang bagus dalam mengambil bagian dari ledakan belanja online,” ujar Henry Chan, CEO dan Co-Founder ShopBack, Jumat (13/3).

Di Indonesis ShopBack hadir awal 2016. Selama empat tahun beroperasi di Indonesia, ShopBack
mengalami pertumbuhan sangat signifikan. ShopBack Indonesia digunakan lebih dari 6 juta pengguna. Sementara itu, dalam membantu masyarakat berhemat saat berbelanja online,
ShopBack Indonesia memberikan lebih dari Rp 146 miliar kepada pengguna.

Di pengujung tahun 2019, rata-rata transaksi online melalui ShopBack meningkat hingga 8 kali per bulan.
“Pembelanjaan dan pemesanan online, baik di e-commerce maupun travel commerce menjadi gaya
hidup masyarakat Indonesia. Ditambah lagi, masyarakat Indonesia terpapar dengan berbagai macam rewards seperti cashback saat melakukan transaksi belanja. Dua hal ini meningkatkan kesempatan bagi ShopBack terus bertumbuh di Indonesia,” ujar Galuh Chandra Kirana, Country General Manager, ShopBack Indonesia. (sof)

- Advertisement -
sidebar
sidebar

BERITA TERBARU

header

POPULER