Ruangguru Luncurkan Fitur Adapto, Video Belajar Adaptif

FinTechnesia.com | Menyambut tahun ajaran baru, Ruangguru meluncurkan Adapto. Ini adalah fitur baru yang memungkinkan siswa memiliki pengalaman belajar online terpersonalisasi dan interaktif. Sehingga dapat meningkatkan interaksi belajar layaknya memiliki guru privat sendiri.

Terintegrasi di dalam video belajar Ruangguru, Adapto menjadi video belajar adaptif pertama di Indonesia. Saat ini tersedia bagi siswa SMP dan SMA, dan dapat dinikmati langsung dari aplikasi Ruangguru. 

Cara kerjanya sederhana dan mungkin tidak disadari oleh siswa. Jalan cerita dari video belajar yang ditonton oleh siswa akan disesuaikan secara otomatis berdasarkan pilihan jawaban yang diambil oleh siswa selama belajar.

Misalnya, di tengah video belajar, guru akan mengecek pemahaman siswa dengan memberikan opsi “Paham” dan “Bingung”. Jika siswa memilih opsi “Paham”, guru akan melanjutkan penjelasan ke topik selanjutnya.

Namun apabila siswa memilih “Bingung”, guru akan  akan mengulang kembali penjelasan materi yang belum dipahami. Fitur Adapto juga dapat mengukur kemampuan siswa melalui kuis di tengah video belajar.

Ketika jawaban siswa salah, secara otomatis guru akan menjelaskan jawaban yang benar dan memperbaiki pemahaman siswa. Selain itu, siswa dapat memilih apakah ingin dijelaskan secara cepat atau mendetail. Tergantung kebutuhan dan gaya belajarnya. 

Penyesuaian dibuat berdasarkan pilihan jawaban kuis yang dipilih oleh siswa saat belajar dan saat guru memeriksa pemahaman siswa. Proses materi belajar selanjutnya, akan disesuaikan berdasarkan pemahaman yang dimiliki siswa di setiap tahap.

“Sehingga, setiap siswa dapat memiliki alur dan ritme belajar berbeda-beda. Tergantung pemahaman dan kebutuhan mereka”, ujar Belva Devara, Pendiri dan Direktur Utama Ruangguru, Senin (19/7).

Meskipun terlihat sederhana, proses di balik layar pengembangan fitur Adapto, melibatkan tahapan yang sangat rumit. Untuk setiap satu video belajar yang dibuat, ratusan guru dan ahli di berbagai bidang harus memikirkan berbagai kemungkinan peta jalan belajar siswa.

“Harapannya pengalaman belajar bisa menjadi lebih personal menyesuaikan dengan gaya dan pemahaman masing-masing siswa,“ tutur Iman Usman, Pendiri dan Direktur Produk & Kerja Sama Ruangguru. (sya)